007 - Rumah Terakhir

AL QUR'AN
Wahai manusia!
Sungguh, pelajaran telah datang kepadamu dari Tuhanmu,
penyembuh bagi penyakit dalam dada, dan petunjuk
serta rahmat bagi orang yang beriman. (Yunus:57)

SHOLAT DAN DZIKIR
Ketika tubuh mengikuti imam melakukan gerakan sholat. Mulut membaca bacaan sholat. Pemikiran memahami arti dari setiap kata pada bacaan sholat. Dan perasaan menghayati pemahaman dari arti setiap kata pada bacaan sholat. Maka semua komponen pada diri kita menjadi fokus pada aktifitasnya masing2. Saat itulah kesadaran ruhani punya kesempatan untuk menyadari yang manakah dirinya. Kesadaran ruhani punya kesempatan untuk menjadi sadar akan dirinya sendiri. Ruh yang sadar inilah yang mempunyai sifat khusyu. Khusyu artinya ketiadaan gerak bathin. Saat semua komponen pada diri kita sibuk mengerjakan aktifitasnya masing2. Ada bagian diri kita yang diam atau tak bergerak. Inilah yang disebut kesadaran atau ruh. Kesadaran ini jika sudah sadar akan dirinya sendiri. Maka mampu menyaksikan Wajah Allah pada alam semesta. Dan mampu menyaksikan perilaku terpuji utusan Allah pada diri sendiri. Dzat Allah berada pada blank spot. Di sana kesadaran pun tidak ada. Kesadaran dapat sedekat mungkin dengan Dzat Allah melalui dzikir.

KENAPA MENUJU ALLAH?
Pada paragraf di atas telah saya jelaskan tentang mekanisme khusyu dan fungsi dzikir. Yang selalu berada dalam keadaan khusyu adalah bagian diri kita yang diam atau tak bergerak ketika sedang sholat. Yaitu kesadaran atau ruh yang mempunyai sifat sadar. Dan sudah saya terangkan juga tentang Dzat Allah yang tak teramati dan tak terpahami. Ia berada pada wilayah blank spot di mana kesadaran yang sadar pun tidak ada. Ketika berdzikir maka kesadaran atau ruh akan menuju wilayah itu. Wilayah di mana titik pengamatan pun tidak ada. Membawa kesadaran ruhani sedekat mungkin dengan Dzat Allah, akan membuat doa seseorang cepat terkabul dan petunjuk Allah mudah diterima. Walaupun di dalam kehidupan sehari-hari. Ketika di luar keadaan sholat atau dzikir, tetap beruntung dan selamat. Keberuntungan adalah jawaban dari doa. Dan keselamatan adalah akibat patuh kepada petunjuk Allah yang diterima. Jadi sholat, dzikir, dan doa, punya fungsi pada kehidupan nyata. Asalkan kualitas ketiganya terus menerus ditingkatkan.

CATATAN KHUSUS
Saya buat blog ini sebagai warisan untuk kedua anak saya:
=> Muhammad Kautsar Putra Binoba
=> Ashhabul Kahfi Putra Binoba